Laksanakan e-KTP Pertengahan Juni

Kabupaten Hulu Sungai Utara akan melaksanakan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik pada 18 Juni di awali pelaksanaannya pada tiga kecamatan yang sudah lebih dulu menerima dan memasang alat perangkat rekam data yakni kecamatan Amuntai Tengah, Amuntai Selatan dan Sungai Pandan-Alabio. “Jadi tiga kecamatan itu yang sudah siap melaksanakan rekam data pada 18 Juni” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcatpil) Hulu Sungai Utara (HSU) Drs. M. Noor Khairil, Selasa. Saat ini. lanjut Khairil untuk pelaksanaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tersebut, pihak hanya tinggal mencetak undangan bagi wajib pajak sementara proses lainnya sudah siap seperti petugas, operator, lokasi peralatan dan lainnya. “Insya Allah dalam satu hari kita bisa melayani 100 penduduk yang ingin membuat e-KTP” janji Khairil Pasalnya, kata Khairil prosesnya mudah hanya melalui empat tahap, yakni pemeriksaan sidik jari, garis mata, tanda tangan dan photo yang didahului dengan pendaftaran dan menunggu untuk dipanggil petugas. pelayanan akan di buka dari pagi hingga malam hari untuk melayani warga yang ingin membuat e-KTP mengantisipasi target jumlah yang diperkirakan. Karena, imbuhnya warga dari kecamatan lain yang juga ingin membuat e-KTP namun belum menerima undangan akan tetap di layani asal membawa KTP lama atau kartu keluarga. Khairil mengakui jika jadwal rekam data kependudukan molor dari jadwal semula yang semestinya mulai dilaksanakan pada Mei kemaren, “Waktu itu kita masih terkendala kurangnya daya listrik yang tidak memadai untuk operasional peralatan pembuatan e-KTP namun sekarang sudah dilakukan penambahan daya disemua kantor kecamatan ditambah bantuan satu unit genset untuk mengantisipasi pemadaman” jelas Khairil. Di semua lokasi pelayanan pembuatan e-KTP akan di tempatkan sekitar 14 petugas terdiri dari 4 petugas operator dan 10 petugas pelayanan non teknis yang merupakan bantuan tenaga dari tim kelompok kerja (pokja) yang telah dibentuk berdasarkan peraturan bupati HSU. Bagi warga yang kesulitan datang ke lokasi pelayanan pembuatan e-KTP pihak Dikcatpil HSU juga menerapkan kebijakan “jemput bola’ dengan memberikan layanan melalui mobil layanan e-KTP di lokasi yang di rekomnedasikan ketua RT atau kepala desa. “Jadi warga yang kebetulan karena pekerjaan yang sulit ditinggalkan atau karena sakit bisa kami layani dengan mobil layanan yang akan mendatangi rumah atau desa yang minta bantuan layanan ini ” terang Kepala Dukcatpil. Khairil menghimbau warga untuk tidak ragu menghadiri lokasi pelayanan e-KTP ini selain tidak dipungut biaya alias gratis, juga tidak memakan waktu lama dalam proses pembuatanya yakni diperkirakan hanya sekitar 6 menit per orang. Proses identifikasi akan lama, tambahnya khususnya pada rekam sidik jari jika permukaan sidik jari seseorang rusak akibat bekerja keras atau karena pernah mengalami luka akibat kecelakaan. Selain itu untuk kelancaran proses layanan e-KTP juga ditempatkan petugas teknis dari konsorsium penyedia alat jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan peralatan rekam data di sela proses pelayanan e-KTP kepada warga. “Sedang seandainya terjadi gangguan pada jaringan kita serahkan sepenuhnya kepada pihak Indosat untuk mengatasi” imbuhnya. (Edy)

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>