Pelajar Disosialisasikan PB

AMUNTAI – Penanggulangan Bencana (PB) merupakan tanggung jawab bersama baik pemerintah, perusahaan maupun masyarakat sendiri. Terlebih HSU (Hulu Sungai Utara) yang secara geografis merupakan daerah dataran rendah dan hampir 80 persen adalah daerah perairan dan rawa dimana bencana banjir rentan terjadi setiap musim penghujan tiba. Hal ini disampaikan Bupati HSU yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda HSU Ir. H. Supomo, M.Si saat membuka sosialisasi PB bagi siswa smp dan sederajat, Senin (24/11) di HSU di MTsN Model Amuntai.

“Seluruh unsur harus selalu siap siaga menghadapinya, tidak hanya kesiapan pemerintah melalui satuan linmasnya, juga satuan-satuan tugas lainnya seperti BPK, ORARI, RAPI, PMI, Pramuka, Satgas PB Kecamatan, TRC Kab. HSU termasuk para pelajar” ungkapnya.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para peserta yang merupakan pelajar dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuannya tentang bencana alam, dapat menyerap informasi tentang potensi rawan bencana sehingga kita akan melakuka kewaspadaan terhadap bencana yang mungkin terjadi di wilayah masing-masing, mengerti apa dan bagaimana tindakan yang akan diambil sebelum, saat dan pasca terjadinya bencana” lanjutnya.

Sosialisasi ini selain diikuti peserta dari pelajar, juga dihadiri dewan guru dimana tempat sosialisasikan dilaksanakan sehingga kegiatan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kenyamanan dan ketenteraman di masyarakat.

Kegiatan yang menghadirkan nara sumber dari BPBD, Dinkes dan TRC Kab. HSU ini direncanakan akan dilaksanakan selama 10 hari di 10 sekolah berbeda di HSU dengan menggunakan anggaran dari DPA BPBD HSU di Tahun Anggaran 2014.

(Humas – Oellah)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Wahid Sidak SDN Kota Raden Hulu 1 dan 2

AMUNTAI – Sekali mendayung dua, tiga pulau terlampaui, itulah pepatah yang mungkin tepat dengan apa yang dilakukan Bupati HSU H. Abdul Wahid HK.

Saat melakukan monitoring pilkades serentak di Desa Kota Raden Hulu, Bupati Wahid mengawalinya dengan melakukan inspeksi mendadak ke SDN Kota Raden Hulu 1 dan 2.

Sidak yang dilakukan oleh orang nomor satu di Kota Bertakwa ini, sontak saja mengejutkan dewan guru dan para siswa.

Namun dewan guru dan siswa mengaku sangat senang dengan kunjungan Bupati Wahid meski terbilang sangat mendadak.

Seperti yang disampaikan Hj. Mahmudah salah seorang guru kelas VI SDN Kota Raden Hulu 1 yang mengaku sangat senang sekolahnya dikunjungi Bupati HSU.

Kesenangan pun bertambah pada saat Wahid menyalami satu persatu para siswa dan mengajak berdialog dengan siswa.

Kesempatan itu, juga dimanfaatkan Wahid untuk mengetes siswa tentang pelajaran yang sedang dipelajari yang kebetulan pada saat itu mata pelajaran agama.

Wahid juga memberikan nasehat kepada siswa agar rajin belajar supaya menjadi anak yang pintar dan bisa meraih cita-cita yang diinginkan.

Dari hasil sidak pada saat itu, masing-masing sekolah para dewan gurunya hadir 100 % dan proses belajar mengajar pun berjalan lancar. (Ahim-Humas)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

HSU Gelar Pilkades Serentak

AMUNTAI – Sebanyak 74 desa di wilayah Kabupaten HSU menggelar pilkades serentak pada hari ini Selasa, 25/11.

Pilkades serentak ini diikuti sebanyak 203 calon kepala desa, dimana masing-masing desa ada yang diikuti oleh dua, tiga, empat atau lima calon kepala desa.

Untuk memastikan pelaksanaan pilkades serentak yang dimulai pada pukul 08.00 wita. Bupati HSU H. Abdul Wahid HK didampingi Asisten 1 H. Supomo, Kabag humas dan Kepala Kantor Sat pol PP Kabupaten HSU melakukan monitoring langsung ke TPS-TPS/Desa yang melangsungkan pilkades.

Dari monitoring yang dilakukan, Bupati Wahid memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sangat antusias mensukseskan pilkades serentak ini.

Sebagai sampel, untuk Desa Palampitan Hulu Kecamatan Amuntai Tengah dari 1.810 pemilih, sampai pukul 11.00 yang sudah memberikan hak suaranya lebih dari 1.100 orang.

Pemungutan suara sendiri akan ditutup pada pukul 13.00 wita dan akan dilanjutkan dengan penghitungan hasil suara.

Bupati  Wahid mengatakan, pilkades serentak kali ini merupakan pembelajaran bagi masyarakat dalam berpolitik, menciptakan rasa persaudaraan, perdamaian, keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat.

“Saya sangat senang melihat antusias, kerukunan dan keharmonisan masyarakat dalam pilkades ini, baik sesama masyarakat, antara masyarakat dengan pemilih dan antar calon kepala desa.” Ujar Wahid.

Karenanya Wahid juga berpesan, agar tidak ada ketegangan dan gesekan pasca pilkades, masing-masing calon kades diminta agar siap menang dan siap kalah. Pintanya.

(Humas – Ahim)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

HSU Sediakan Tempat Sampah Baru

AMUNTAI – Untuk membangun kesadaran dan kebiasaan masyarakat HSU (Hulu Sungai Utara yang bersih dan sehat, pemerintah daerah melalui Dinas Pasar Kebersihan dan Tata Kota menambah Tempat Sampah baru yang terbuat dari fiber.

Senin (24/11) pagi tadi tempat-tempat sampah tersebut terlihat mulai diletakkan pada trotoar yang adadi berbagai jalan protokol di Kota Amuntai seperti yang terlihat disepanjang jalan Jenderal Achmad Yani dan Brigjend. Basuki Rahmat.

Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Tata Kota Kab. HSU Drs. H. Hasmi Rivai, M.Si saat dihubungi via ponsel mengatakan bahwa penempatan tempat sampah baru ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan membiasakan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, sehingga penampilan HSU khususnya Kota Amuntai terlihat semakin asri selain program penhijauan yang telah dilaksanakan.

“Penambahan tempat sampah baru ini bertujuan untuk memupuk kesadaran dan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, sehingga HSU semakin asri lagi” ujarnya.

Masyarakat selain semakin sadar dan terbiasa untuk membuang semua sampahnya di tempat yang disediakan, tidak lagi membuang sampah ke sungai, namun juga diharapkan agar tempat sampah yang baru dapat dipelihara dengan baik, jangan dirusak apalagi dibawa pulang, karena tempat sampah yang ada disediakan untuk kepentingan dan kebersihan kita bersama” harapnya lagi.

Sekedar untuk diketahui Dinas Pasar Kebersihan dan Tata Kota menyediakan sebanyak 100 tempat sampah baru yang terdiri dua jenis kegunaaan yaitu tempat sampah kering dan tempat sampah basah yang terbuat dari fiber tahan panas. Karena sasarannya agar para perokok dapat membuang sampah pada tempatnya, sehingga tidak lagi membuang puntung rokoknya di sembarang tempat.

(Humas – Oellah)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

HSU Pelopor Terbentuknya BKKBD di Kal-Sel

AMUNTAI – Kabupaten HSU terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rapat Pengendalian Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Terpilihnya HSU sebagai tuan rumah bukanlah tanpa alasan, dipilihnya HSU sebagai tempat rapat pasalnya HSU telah membentuk Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD), bahkan untuk di Kal-Sel, HSU merupakan satu-satunya daerah yang sudah membentuk BKKBD.

Rapat yang diselenggarakan di Hotel Balqis, Selasa (25/11) meliputi wilayah Banua Enam. Dan dihadiri lebih kurang 124 peserta.

Selain dihadiri Katua BKKBD Kalsel, kegiatan ini juga dihadiri langsung Bupati HSU H. Abdul Wahid HK dan Ketua TP. PKK Kabupaten HSU Hj. Anisah Wahid.

Dalam sambutannya Ketua BKKBD Kal-Sel Endang Murniati, memberikan apresiasi khusus untuk Kabupaten HSU, karena HSU termasuk kabupaten yang sangat berkomitmen dalam pembangunan Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga. Hal ini menurut Endang telah dibuktikan HS4 dengan membentuk BKKBD.

“HSU merupakan pelopor dalam pembentukan BKKBD di Kal-Sel. Ujar Endang”. Karenanya menurut Endang langkah HSU ini patut dicontoh oleh daerah lain.

Bupati HSU dalam arahannya, menguraikan selain sebagai daerah satu-satunya di Kal-Sel dalam pembentukan BKKBD, HSU dalam hal penggunaan kontrasepsi/KB Pria juga merupakan tertinggi di Kal-Sel.

Apa yang telah kita lakukan menurut Bupati sebagai wujud keseriusan HSU dalam penanganan Kependudukan dan KB, karena masalah Kependudukan dan KB akan sangat berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat.

Bupati Wahid juga menegaskan dalam hal ini, dirinya selalu mengakampanyekan KB Pria dalam setiap kesempatan.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada peserta yang hadir.

(Ahim-Humas)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

16.300 RTS Cairkan Dana PSKS

AMUNTAI – Sebanyak 16.300 RTS (Rumah Tangga Sasaran) penerima (PSKS) Program Simpanan Keluarga Sejahtera di HSU (Hulu Sungai Utara terhitung mulai Minggu (23/11) kemarin menerima dana bantuan tersebut melalui Kantor Pos Amuntai.

Menurut Kepala Kantor Pos Amuntai Akhmad Junaidi Simpanan Keluarga Sejahtera (SKS) berbentuk simpanan jadi uang ini bisa diambil kapan saja di kantor pos dan pembayaran dana PSKS dari pemerintah pusat itu dibayarkan melalui beberapa kantor pos yang dibawah Amuntai, yakni Tanjung dan Barabai. Sementara untuk di Amuntai sendiri terbagi menjadi 2 lokasi yakni di kantor pos dengan sistem online dan komunitas dengan sistem offline seperti kantor kecamatan yang yang tidak ada kantor posnya dan jumlah keseluruhan pembayaran untuk November dan Desember 2014 mencapai Rp. 6,52 milyar dengan 16.300 RTS (Rumah Tangga Sasaran).

“Jumlah rumah tangga sasaran (RTS) yang menerima dana PSKS di Kabupaten HSU kali ini sebanyak 16.300 RTS yang tersebar dalam 10 kecamatan. Pembayaran dana PSKS ini mulai dibayarkan oleh Kantor Pos Amuntai terhitung tanggal 23 November 2014 dan batas akhirnya pengambilannya tidak ditentukan karena dana yang diberikan dalam bentuk tabungan sehingga bisa diambil kapan saja,” ujarnya.

“Sedangkan untuk pengambilan dana konvensasi kenaikan BBM itu sendiri, kalangan penerima harus memiliki kartu perlindungan sosial (KPS) dan tercantum pada data pembayaran PSKS, kemudian membawa identitas diri yang masih berlaku berupa KTP, KK atau SIM” lanjutnya.

Ia juga berharap agar masyarakat yang menerima bantuan tersebut agar tidak mengambil habis dana yang diberikan, karena bersifat tabungan dan dapat diakumuliasikan dengan bantuan lainnya.

“Pemberian bantuan dana PSKS ini diberikan pemerintah pusat dalam bentuk simpanan giro pos, dan hendaknya tidak diambil habis karena nantinya akan diakumulasi dengan dana bantuan lainnya sehingga bisa digunakan untuk keperluan mendesak seperti pembiayaan anak sekolah maupun keperluan lainnya,” katanya.

Camat Amuntai Utara Hasbian Noor, S.Sos, M.AP yang juga mendampingi warganya di kantor pos guna memantau pelaksanaan pencairan dana bantuan mengatakan bahwa untuk Kecamatan Amuntai Utara jumlah RTS yang menerima sebanyak 1393 orang dan sudah tepat sasaran karena sudah di verifikasi ulang oleh kepala desa di masing-masing desa di kecamatannya. “Untuk tepat atau tidaknya saya rasa sudah tepat karena data ini sudah diverifikasi ulang oleh masing-masing kepala desa jadi kemungkinan sudah tepat” ujar pria yang akrab dipanggil Hasbi ini.

Dana sebesar 6,52 milyar rupiah dibagikan kepada masyarakat HSU dengan rincian:

1) Kecamatan Amuntai Tengah sebanyak 668,4 juta dengan 1671 RTS,

2) Amuntai Utara 557,2 juta dengan 1393 RTS,

3) Banjang 704,2 juta dengan 1761 RTS,

4) Haur Gading 508,8 juta dengan 1272 RTS,

5) Sungai Tabukan 549,2 juta dengan 1373 RTS,

6) Sungai Pandan 815,2 juta dengan 2038 RTS,

7) Babirik 840 juta dengan 2100 RTS,

8) Danau Panggang 725,6 juta dengan 1814 RTS,

9) Paminggir 344,4 juta dengan 861 RTS dan

10) Amuntai Selatan 806,8 juta dengan 2017 RTS.

Ketentuan dan syarat Pembayaran Simpanan Giro Pos seperti Pembayaran PSKS hanya dapat dilakukan kepada RTS yang memiliki KPS dan tercantum pada Data Bayar/Daftar Nominatif PSKS, sementara RTS yang memiliki KPS tetapi tidak terdapat dalam aplikasi Daftar Nominatif PSKS maka tidak dapat di bayarkan, sedang untuk RTS yang tidak memiliki KPS tetapi terdapat dalam aplikasi Daftar Nominatif PSKS, maka RTS tersebut diminta untuk mengikuti prosedur KPS hilang.

 

(Humas – Oellah)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pemkab Sosialisasikan Pengelolaan Sampah

Amuntai – “Hingga saat ini di daerah kita sampah masih dianggap sebagai bahan bekas yang tidak berharga, berbeda dengan di daerah lain, sampah kini menjadi salah satu sumber pendapatan tambahan bagi keluarga”. Penjelasan ini disampaikan oleh H. Abdullah Basri salah satu pemerhati lingkungan Kal-Sel saat menjadi pembicara pada sosialisasi pengelolaan sampah yang dilaksanakan Dinas Pasar Kebersihan dan Tata Kota Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang berlangsung dari tanggal 22 sd 23 Nopember 2014 di Aula Kecamatan Amuntai Tengah.

Dilaksanakannya sosialisasi ini menurut Kabid Kebersihan Lingkungan Najeriansyah, SST. MAP. merupakan respon pemerintah daerah dalam memberi pengetahuan kepada masyarakat agar dapat mengelola sampah berwawasan lingkungan, sehingga masyarakat dapat memilah sampah dengan benar dan baik.

“Sosialisasi ini merupakan respon pemerintah daerah dalam rangka memberi pengetahuan kepada masyarakat agar dapat mengelola sampah dengan benar dan baik” terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Tata Kota Drs. H. Hasmi Rivai, M.Si kepada media setelah membuka membuka sosialisasi mengatakan bahwa sosialisasi ini dimaksudkan agar pemerintah daerah dapat dengan mudah mengkoordinasikan pengelolaan sampah bersama masyarakat, dimana keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan HSU yang bersih asri dan sehat.

“Sosialisasi ini dimaksudkan untuk mempermudah koordinasi bagaimana pengelolaan sampah bersama dengan masyarakat, dimana keterlibatan masyarakat tentu sangat penting terutama dalam pemilahan sampah sehingga selain dapat menciptakan HSU yang bersih dan asri, juga dapat membuat waktu TPA semakin lama, karena sudah dipilah dengan baik” terangnya.

Selain itu sosialisasi yang diikuti oleh Kepala Desa bersama Aparatur Desa dan Mahasiswa serta Pelajar ini juga diberikan pengetahuan cara memilah sampah dan memanfaatkan sampah yang biasa hanya dianggap sebagai barang sisa atau limbah menjadi barang yang bernilai ekonomis berupa kerajinan dan produk daur ulang lainnya.

 

(Humas – Oellah)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Petugas PBB P2 Diminta Tingkatkan Kemahiran.

Amuntai. Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kemahiran para kepala desa dan petugas pemungutan PBB P2 dan BPHTB, Dinas Pendapatan Kabupaten HSU melakukan pembelajaran ke Dinas Pendapatan Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat Rabu, 12/11.

Rombongan Dinas Pendapatan Kabupaten HSU yang dipimpin langsung oleh Bupati HSU H. Abdul Wahid HK, disambut hangat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Dr. H. Muhyiddin,MM,M.BA dan Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Bekasi beserta jajarannya.

Kegiatan pembelajaran ini pun berlangsung sangat menarik dan interaktif, diawali dengan pemaparan Bupati Wahid tentang profil dan potensi HSU, disusul kemudian pemaparan sekilas pandang Kabupaten Bekasi, dilanjutkan pemaparan tentang PBB P2 dan BPHTB Kabupaten Bekasi oleh Kepala Dispenda, yang selanjutnya diisi dengan dialog interaktif.

Bupati Wahid mengatakan, tujuan pembelajaran ini adalah untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan kemahiran petugas pemungutan PBB P2 dan BPHTB termasuk para kepala desa dan camat yang berprestasi dalam penanganan PBB P2 dan BPHTB.

Bupati berharap kepada petugas pemungutan dan para kepala desa, agar menanyakan hal-hal penting yang berkaitan dengan penanganan dan pemungutan PBB P2 dan BPHTB.

Sementara Kadis Pendapatan Kabupaten HSU Hj. Galuh mengatakan, banyak hal yang bisa kita terapkan di Kabupaten HSU dari hasil pembelajaran PBB P2 dan BPHTB di Kabupaten Bekasi ini. Khususnya strategi dan metode dalam pemungutan pajak terhadap wajib pajak.

Pada kesempatan itu, Hj. Galuh juga berharap kepada petugas PBB P2 dan BPHTB untuk selalu meningkatkan kemahirannya sehingga tugas dan kewajibannya dapat terlaksana dengan baik.

Hj. Galuh juga menghimbau kepada masyarakat agar memiliki kesadaran dalam membayar pajak sebelum jatuh tempo, mengingat pajak merupakan urat nadi bagi keberlangsungan pembangunan di banua kita.

(Ahim-Humas)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Rhodamin B Banyak Ditemukan di Jajanan Anak Sekolah

AMUNTAI – Ancaman zat tersebut disampaikan Yasin,S.Sos selaku PFU bidang sertifikasi dan layanan konsumen pada  Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kalimantan Selatan saat Sosialisasi Produk Farmasi Makanan dan Kesehatan (Farmakes) di Hotel Balqis (20/11).

Hal itu didasari hasil penelitian BPOM Kal-Sel beberapa waktu lalu terhadap jajanan anak sekolah khususnya sekolah dasar di HSU. Dari penelitian tersebut ditemukan adanya zat Rhodamin B yang terkandung dalam jajanan di empat sekolah yaitu MIN Bitin 1, SDN Babirik Hilir 2, SDN Sungai Karias 5 serta SDN Kebun Sari 1.

“Rhodamin B yang dilarang penggunaannya pada produk farmasi, makanan dan kesehatan serta dapat menyebabkan gangguan fungsi hati hingga kanker hati itu, ditemukan pada Kerupuk Merah,Kerupuk Kotak Merah, Kerupuk Bundar Merah, Kue Donat Merah, Sirop Merah, Cone Es Krim dan Kripik Kentang Merah” terangnya

Berdasarkan data yang ada sebagai rangkaian menjaga dan mengawasi jajanan anak sekolah di HSU BPOM Kalsel melalui Kepala Seksi Sertifikasi BPOM Drs.Leonard Duma melaksanakan Sosialisasi Produk Farmakes yang diikuti peserta dari lintas sektor, seperti kepala sekolah dan petugas puskesmas se-Kabupaten HSU.

Ia mengatakan kebanyakan kantin sekolah sekarang ini tidak lagi memasak dan mengolah masakan sendiri, karena kebanyakannya hanya membeli makanan dan jajanan dari penjual saja,tentunya ini yang menjadikan ketakutan kita semua apakah makanan yang dibeli dikantin tersebut sehat atau tidak. Tentunya hal tersebut tidak mencerminkan kantin sehat, terkecuali membeli makanan cepat saji seperti kue dan sebagainya kepada penjual yang memiliki sertifikat hiegenis.

“Saat ini saya yakin dari seluruh sekolah yang memiliki kantin sekolah tidak semuanya jualan yang ada disana dimasak dan diolah sendiri, pasti ada yang dibeli atau ada warga yang meletakkan kue untuk dijual kepada anak sekolah, inilah yang menjadi kekhawatiran kita bersama apakah kue dan sejenisnya baik yang dibeli dari luar sekolah sehat atau tidak, dan pastinya sudah bisa dibilang bahwa itu bukan kantin sehat, lain halnya kalau membelinya pada penjual yang memiliki sertifikat hiegenis, tentu saja bisa dinyatakan bahwa kantin sekolah tersebut sehat,” jelasnya.

Sementara itu dr.Ivan Hariyadi Kabid Farmasi Dinkes HSU ketika diwawancara awak media mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan program langsung dari BPOM Kal-Sel sendiri, sedangkan pihaknya hanya bertindak sebagai fasilitator.

“Pelaksanaan sosialisasi produk farmakes ini adalah program dari BPOM Kalsel dengan tujuan untuk menjaga, mengawasi serta mengontrol jajanan anak sekolah, maka dari itu kami mengundang para guru yang dimana bertindak sebagai orang tua kedua disekolah dan juga pengurus kantin sekolah, kepala sekolah, dan juga lintas sektor lainnya yang termasuk dan mendukung program ini,” ujar Ivan

Dirinya juga berharap seluruh peserta yang hadir ini seperti kepala sekolah bisa mewujudkan kantin sehat di masing-masing sekolahnya, dan menjaga keamanan pangan jajanan anak sekolah di sekolahnya terutama di sekolah dasar. Sedangkan untuk lintas sektor termasuk peserta dari puskesmas yang juga sebagai perpanjangan tangan dari Dinas Kesehatan, Ivan juga berharap untuk terus berperan menjaga dan berpartisipasi dalam pengamanan hal ini.

“Kepada kepala sekolah usai sosialisasi ini nantinya diharapkan dapat mewujudkan kantin sehat di sekolahnya masing-masing dan menjaga akan keamanan pangan jajanan anak sekolah di lingkungannya. Sementara untuk dinas dan instansi lintas sektor terkait seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kuperindag juga terus diharapkan partisipasinya untuk terus mengawasi jajanan anak sekolah ini karena kalau kita tidak mengawasi tentunya kesehatan anak-anak kita pasti akan terganggu seperti memakan makanan yang berpengawet, menggunakan makanan memakai pewarna tekstil dan sebagainya” terang Ivan.

(Humas – Oellah)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Wahid Apresiasi Kiprah Warga Muhammadiyah.

Alabio. Bupati HSU H. Abdul Wahid HK menghadiri Milad Muhammadiyah ke 105 H Tingkat Kalimantan Selatan yang dilaksanakan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Alabio Minggu (16/11) dengan mengangkat tema, Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan.

Kehadiran Wahid bersama Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Ketua MUI dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah HSU tentu saja menambah kemeriahan dan keistimewaan Peringatan Milad Muhammadiyah ke 105 H yang juga dihadiri langsung oleh Wakil Ketua PP Muhammadiyah Prof. DR. Syafiq Muhgni, MA dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel Prof. DR. Ahmad Khairuddin, M.Ag beserta jajarannya.

Suasana keakraban pun semakin bertambah  pada saat Wahid menyerahkan kenang-kenangan plaket HSU dan kembang dalam botol sebagai ciri khas dari Kota Amuntai, kepada Wakil Ketua PP Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel, usai memberikan kata sambutan.

Dalam sambutannya, Wahid mengapresiasi dan mengakui betapa besar kontribusi, perjuangan dan pengorbanan warga muhammadiyah, sehingga mampu mendirikan lembaga pendidikan dari PAUD, TK, SD, SMP,MTs, MA, Panti Asuhan, Ponpes hingga perguruan tinggi yang semuanya bukan hanya diperuntukan bagi warga muhammadiyah tetapi untuk umat dan bangsa ini.

Sementara itu H. Khairuddin, menjelaskan bahwa pergerakan muhammadiyah yang berkembang di borneo dimulai dari Alabio pada tahun 1925, dan hingga saat ini perkembangan persyarikatan Muhammadiyah telah berkembang pesat di pulau borneo ini, begitu juga amal usaha muhammadiyah.

Sehingga menurut Prof. Khairuddin Milad Muhammadiyah Kalsel yang diselenggarakan di Alabio memiliki makna historis tersendiri bagi warga muhammadiyah HSU khususnya.

Sejalan dengan itu, Wakil Ketua PP Muhammadiyah Prof. Syafiq menguraikan bahwa dalam menjalankan persyarikatan Muhammadiyah paling tidak memiliki 3 modal, modal pemikiran, amanah dan Dana.

Dari 3 modal itulah hingga usia 105 H, muhammadiyah tetap mampu berkiprah dalam berbagai sektor kehidupan untuk bangsa dan umat ini,
Prof. Syafiq menambahkan bahwa sebagai gerakan tajdid, persyarikatan muhammadiyah harus tetap konsisten dalam gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar, Muhammadiyah harus terus mencerahkan umat dan bangsa ini, sebagaimana tema Milad Muhammadiyah, Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan.

Untuk diketahui milad Muhammadiyah ke 105 H. Diawali dengan pawai ta’aruf dari Lapangan Gembira Alabio menuju Komplek Perguruan Muhammadiyah Pandulangan, yang dimeriakan 13 marching band dari berbagai sekolah Muhammadiyah Kabupaten/Kota se Kalsel.

(Ahim-Humas)

Posted in Uncategorized | Leave a comment