Anisah: HSU akan miliki Rumah Pintar

AMUNTAI – Dalam waktu dekat Kabupaten HSU akan memiliki Rumah Pintar yang nantinya akan disediakan bagi masyarakat untuk mengembangkan dan meningkatkan bakat dan kecerdasan anak-anak HSU.

Hal itu disampaikan Katua TP. PKK Kabupaten HSU Hj. Anisah Wahid di sela-sela kunjungannya ke rumah pintar Kabupaten Kotabaru bersamaan dengan Peringatan Hari Nusantara 2014, Minggu (14/12).

Dalam kunjungannya ke Rumah Pintar ini, Anisah didampingi Kabag Humas Setda HSU Adi Lesmana, S.Sos dan Ketua DWP HSU Rahayuni Eddy.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita juga akan memiliki Rumah Pintar, dan rumah pintar tersebut akan kita resmikan penggunaannya pada saat peringatan hari jadi HSU ke- 63 Tahun 2015. Katanya.

Anisah juga menambahkan, Rumah Pintar HSU akan menggunakan bangunan eks Perusda yang saat ini sedang direhab dan kita upayakan bulan Mei 2015 sudah bisa  kita gunakan.

Anisah juga menjelaskan sangat penting kita memiliki rumah pintar, karena rumah pintar tersebut merupakan ruang yang kita sediakan bagi anak-anak dan  pelajar untuk bermain dan  belajar, serta bagi  orang dewasa untuk menambah wawasan dan pengetahuannya sambil menemani anaknya di rumah Pintar.

Menurut Anisah Rumah Pintar HSU juga akan memiliki 5 (lima) sentra seperti rumah pintar lainnya, yaitu sentra bermain, sentra komputer, sentra baca, sentra kriya dan sentra panggung yang semuanya itu untuk merangsang tumbuh kembang anak agar menjadi sehat, cerdas dan terampil, Sementara untuk nama kita masih musyawarahkan dulu.

(Humas – Ahim).

Posted in Uncategorized | Leave a comment

HSU Memeriahkan Hari Nusantara 2014.

Kotabaru. Kabupaten HSU berpartisipasi aktif dalam memeriahkan dan mensukseskan Peringatan Hari Nusantara 2014 yang puncak peringatannya  dilaksanakan Senin,15/12 di Kotabaru Kalimantan Selatan.

Partisipasi Kabupaten HSU dapat dilihat dengan pemasangan baliho yang berisi ucapan selamat dan sukses baik dalam daerah ataupun di Kotabaru serta  himbauan mensukseskan melalui Channel Pemkab HSU.

Selain itu, Kabupaten HSU juga ikut memeriahkan dan mensukseskan melalui stand pameran HSU yang memamerkan berbagai produk HSU, seperti hasil kerajinan dari Rotan, anyaman purun dan eceng gondok serta wadai/makanan khas Amuntai seperti duduitan, telor asin krupuk itik dan haruan serta produk-produk lainnya.

Kehadiran Bupati HSU H. Abdul Wahid HK didampingi Ketua DPRD HSU H. Sahrujani, Ketua TP. PKK, Ketua DWP dan Kabag Humas, serta Kelompok Nelayan binaan Dinas Perikanan juga menjadi bukti bahwa HSU sangat mendukung kesuksesan dan kemeriahan peringatan Hari Nusantara 2014 yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo beserta Ibu Negara.

Peringatan Hari Nusantara 2014 ini pun berlangsung sangat meriah, terlihat ribuan warga memadati siring laut Kotabaru tempat dilaksanakannya puncak peringatan Hari Nusantara 2014.

Kehadiran warga Kotabaru selain tamu undangan resmi tentu saja ingin menyaksikan langsung pelaksanaan Hari Nusantara 2014 dan melihat langsung Presiden RI beserta Ibu Negara.

Dalam arahannya, Preiden Jokowi menyampaikan kesungguhannya dalam membangun nusantara melalui poros maritim.

“Sudah saatnya kita membangun nusantara melalui poros maritim, karena masa depan kita nantinya ada di laut” katanya.

Jokowi juga menegaskan akan menindak tegas  setiap kegiatan ilegal fising diperairan nusantara, bahkan Jokowi tidak segan-segan akan membakar perahu/kapal asing yang melakukan pencurian sumberdaya laut yakni ikan.

Karenanya, Jokowi mengajak kepada masyarakat ikut membangun nusantara melalui poros maritim untuk kepentingan nasional dan  kesejahteraan masyarakat.

(Humas – Ahim)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

40 Peserta Ikuti Bintek SPM

Banjarbaru – Sedikitnya 40 orang peserta mengikuti Bintek (Bimbingan Teknis) Penerapan dan Pelaporan Pencapaian SPM (Standar Pelayanan Minimal) yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Bintek yang berlangsung dari tanggal 8-10 Desember 2014 ini mengambil tempat di Balai Pendidikan dan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Prov. Kalsel di Banjarbaru.

40 orang peserta yang terdiri dari berbagai instansi yang menangani 15 SPM ini diharapkan dapat dengan serius mengikuti pelatihan, sehingga SPM yang sudah ditentukan pemerintah pusat dapat terpenuhi baik, mulai dari segi perencanaan, pembiayaan dan tentunya hasil realisasinya melalui pelaporan pelaksanaan SPM, seperti yang diutarakan Bupati HSU H.Abdul Wahid HK dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Fachruddin,SE saat membuka bintek tersebut.

“Mengingat sangat penting terpenuhinya SPM ini, diharapkan para peserta dapat mengikuti bimbingan teknis ini dengan serius, sehingga kegiatan ini dapat memenuhi tujuan serta maksud dan sasaran yang ingin dicapai” terangnya.

SPM yang merupakan amanah wajib  pemerintah kepada pemerintah daerah yang harus dilaksanakan sesuai dengan 15 bidang yang telah ditentukan, karena SPM adalah batasan standar pelayanan yang paling minimal diberikan pemerintah daerah kepada masyarakat. Bidang-bidang itu ialah kesehatan, sosial, lingkungan hidup, pemerintahan dalam negeri, perumahan rakyat, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera, pendidikan dasar, pekerjaan umum dan penataan ruang, ketenagakerjaan, komunikasi dan informatika, ketahanan pangan, kesenian, perhubungan, dan penanamam modal.

Bintek ini menurut Ketua Panitia Pelaksana Hj.Isnawati “selain bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan peserta, juga terciptanya sumber daya manusia (sdm) yang mampu memahami dan memecahkan ide, sikap atau etika, mental dalam penerapan dan pelaporan pencapaian SPM secara komprehensif dalam tugas sehari-hari, sehingga tersedia aparatur yang profesional dalam menerapkan dan melaporkan pencapaian SPM sesuai tufoksi SKPD masing-masing.

“Bintek ini diselenggarakan guna meningkatkan pengetahuan PNS dalam bidang SPM sesuai amant Permendagri Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM)”

Disinggung mengenai dipilihnya Bapelkes sebagai tempat penyelenggaraan ia mengatakan bahwa ini merupakan usulan dari Bagian Organisasi. “Selain narasumber yang kebanyakan berasal dari daerah sekitar tempat bintek, juga agar peserta dapat fokus menerima materi yang disampaikan” ujarnya

Humas-oellaH

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mengenal Penemu Itik Balagung Asal HSU

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tanpa Sengaja Kamsia Temukan Jenis Itik Baru

Kamsia (66) warga Desa Kayakah Kecamatan Amuntai Selatan merupakan penemu awal kawin silang antara Entog Jantan dengan Betina dari Itik Alabio yang dimulai tahun 1998 lalu. Ia-pun menamakan itik hasil pengembangannya itu dengan nama Itik Balagung, berikut wawancara esklusif wartawan Radar Banjarmasin dengan nenek Kamsia.

Desa Kayakah yang berada di Kabupaten Hulu Sungai Utara sekitar 199 Kilometer dari Ibukota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan, memiliki sebuah unggas hasil persilangan antara Entog Jantan dan Itik Alabio Betina yang menghasilkan turunan bernama Itik Balagung. Dalam bahasa desa setempat Balagung diartikan besar dan indah.

Penelusuran wartawan mencari sosok Ibu Kamsia, harus menembus beberapa jembatan kayu yang sedikit rapuh dan dilanjutkan melalui titian panjang yang kondisinya tidak jauh berbeda dengan jembatan kayu. Kira-kira jarak tempuh dari Kota induk ke desa tujuan tidak kurang dari 14 kilometer, namun akses jalan terdiri jembatan dan titian kayu yang sedikit uzur, membutuhkan kejelian melaluinya, salah-salah mata memandang kendaraan bisa terperosok kedalam rawa.

Meskipun demikian, tak cukup sulit menemukan rumah dari Nenek Kamsia si penemu Itik Balagung, karena hampir masyarakat di desa tersebut sangat familiar terhadap sosok nenek dimana temuan barunya itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui itik Balagungnya.

Masuk kerumah ibu tiga anak dan delapan cucu ini, aroma kandang itik dan pakan ternak yang begitu amis sudah menyambut. Namun amis tersebut menandakan aroma duit. Keterbatasan berdialog dalam bahasa Indonesia membuat wawancara pun didampingi oleh putra kedua Nenek Kamsia bernama Mursidi yang tak lain ketua kelompok tani “Tambah Jaya” dalam menjelaskan asal muasal munculnya Balagung.

Dia menceritakan ditahun 1998, ibunya yang tengah asik duduk di ambin (depan rumah, Red) melihat entog atau itik japon, sedang kawin dengan betina itik Alabio. Tak disangka dan tidak diduga itik bertelor. Disitulah mama berinisiatif menetaskan telur tersebut. Alhasil menetas itik berbulu hitam bergaris kuning berbeda dengan itik Alabio yang berwarna kuning saja, ketika menetas. Dalam perkembangannya, lanjut sumber, baik itik jantan dan betina jenis Balagung sama besar dan hanya membutuhkan tempo sekitar 75 hari untuk siap dijual. Melihat peluang itu akhirnya kami sekeluarga mengembang biakkan unggas jenis baru itu.

“Cepat besar, makanan tidak perlu pabrikan, daging gurih ketika dilakukan pengelolaan, membuat dirinya beternak itik yang menjadi cikal itik pedaging asli Amuntai,” terangnya.

Ketika disinggung kenapa menggunakan kata Balagung, mama berinisiatif menggunakan nama itu, karena dalam bahasa daerah desa Kayakah, Balagung diartikan besar dan indah, sehingga orang tua menamakan itu. Selain dulunya dia beternak itik Alabio, namun atas kawin silang itu, membuat dirinya fokus kepada permintaan itik pedaging dari pasar Kalsel, Kalteng dan Kaltim.

“Dikenal, awalnya pengepul itik keliling, yang melihat Balagung dan membeli itik tersebut. Dan kata pengepul, banyak pembeli. Akhirnya pesanan datang terus sampai sekarang kami kewalahan memenuhi permintaan Kalteng dan Kaltim,” ungkapnya.

Saat ini, peternak kesulitan memenuhi permintaan pasar, karena terbatasnya peternak yang membudidayakan Balagung. Pasalnya peternak petelor tetap fokus pada bisnis telor itik Alabio. Bukan hanya itu ungkapknya, bahkan telor yang baru menetas satu hari saja, sudah dipesan oleh pengepul unggas dari Kalteng. Pria yang telah 21 tahun berkutat dengan dunia itik itu, mengaku kewalahan memenuhi permintaan. Saat ini, dirinya tidak repot dalam pemasaran, melainkan pesanan datang melalui sambungan telepon.

“Balagung hasil temuan mama, berhasil mengangkat ekonomi keluarga. Bahkan keponakan sudah ada sekolah diluar HSU tepatnya di Banjarmasin, karena itik ini,” kata Mursidi yang juga mantan Kades Kayakah.

Sementara metode persilangan, kata Mursidi mendampingi emaknya, menuturkan, dalam mengawin silangkan Entok Jantan muda disatu kandangkan dengan empat itik Alabio Betina. Setelah itik betina mendapat perkawinan dari si Entok, dipastikan betina akan menghasilkan telur atau bibit Balagung yang akan masuk ke mesin tetas. “Setelah masuk ke mesin inkubator selama beberapa pekan, bibit akan menetas,” ungkapnya.

Untuk kendala, dirinya masih kekurangan mesin inkubator penetasan itik. Hal ini berdampak pesanan tidak dapat kami penuhi, ungkapnya. Dirinya berharap bisa kembali mendapatkan mesin penetasan dari dinas terkait. Meskipun sebelumnya dirinya secara pribadi membeli mesin penetasan.

Disoal ada produk unggas diluar yang sama dengan Balagung, Mursidi yang juga kerap membawa Balagung dalam PENAS tingkat nasional, memang belum ada unggas hasil kawin silang hasil inovasi mamanya tersebut.

“Saya sudah keliling tidak ada Balagung dari daerah lain, kecuali dari Desa Kayakah,” jawabnya.

Dia menjelaskan harga Balagung yang diambil dari kelompok taninya oleh pengepul, untuk DOD (anakan itik) Rp 16 ribu/ umur satu hari. Sementara umur 2,5 bulan kita lepas Rp 65,000,- ribu perekor. Dan bisa menembus harga Rp 75 ribu perekornya, jika mendekati hari raya Idul Fitri.

“Daging yang tebal dan rendah kolestrol, membuat Balagung semakin diminati warga baik HSU, maupun luar Kalsel,” jelasnya.

Selanjutnya dalam wawancaranya penutup, Mursidi bercita-cita agar Balagung bisa dijual keseluruh penjuru Indonesia, seperti halnya itik Alabio yang telah mumpuni di tingkat Nasional.

“Saya ingin, itik Balagung juga bisa mumpuni, seperti itik Alabio. Meskipun masih lokal Kalteng, Kaltim dan Kalsel, kami sudah kewalahan dalam pemenuhan pesanan Balagung,” tandasnya.

(Mar/Ahim/Humas)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Amelia: Bangga Harumkan Nama Banua

AMUNTAI – Yang muda yang berprestasi, itulah ungkapan yang sangat tepat bagi sosok gadis belia yang memiliki nama lengkap Amelia. Meski terbilang masih sangat muda, gadis 13 tahun ini telah banyak menorehkan prestasi yang cukup membanggakan dan mengharumkan nama keluarga, sekolah dan juga daerah HSU.

Sebagai contoh baru-baru ini, gadis dari pasangan Abdullah dan Kumala Sari yang  masih duduk di kelas 1 SMP ini, telah menorehkan tinta emas dengan meraih juara I Kejurprov Amura Kalimantan Selatan Tahun 2014,atas keberhasilannya meraih juara I kejurprov Amura Kalsel ini, Amelia pun secara otomatis menjadi duta Provinsi pada Kejurnas Amura.

Pada kejurnas Amura Tahun 2014, Amelia berhasil meraih juara III pada kejurnas ini, Meski hanya meraih juara II pada Kejurnas Amura Tahun 2014, Amelia mengaku sangat bersyukur mampu bersaing dengan karateka se Indonesia. Berkat prestasi yang diraihnya dalam cabang olah raga bela diri ini, Amelia berhak mendapatkan bonus pembinaan dari Bupati HSU H. Abdul Wahid HK. Saat ditemui wartawan MB, Gadis yang punya hobby beladiri dan melukis ini menuturkan bahwa rahasia dan kunci kesuksesan dalam ajang kejurprov dan kejurnas Amura adalah karena kedisiplinan dalam berlatih dan menjalankan semua instruksi pelatih.

Selain itu, dukungan dan doa dari orang tua juga sangat diperlukan, “Kami sangat  bersyukur karena pada saat mengikuti kejurnas orang tua saya memberikan dukungan penuh.”

Amelia juga mengutarakan kesenangan dan kegembiraannya bisa membanggakan kedua orang tuanya dan juga mengharumkan nama banua. Gadis yang punya cita-cita jadi artis ini juga mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bapak Bupati HSU atas perhatian yang diberikan khususnya dalam bentuk pemberian bonus pembinaan.

Untuk prestasi selanjutnya, Amelia bercita-cita bisa tampil pada even yang lebih tinggi lagi, seperti even-even pada tingkat internasional.

(Humas – Ahim)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pemda Komitmen Bina Seni Budaya HSU

RANTAU – Pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan dan pembinaan seni dan budaya di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) HSU H.Mahmud Arisman,S.Sos saat diwawancara media setelah dilaksanakannya Pergelaran Musikalisasi Opera Banjar oleh Dewan Kesenian Daerah (DKD) HSU dalam kegiatan Aruh Sastra Kalimantan Selatan ke 11, Jum’at (5/12) malam di Kota Rantau Kabupaten Tapin.

“Kami tentunya mengucapkan terima kasih kepada DKD dan juga Sanggar Air yang terus melakukan pembinaan dan pengembangan seni dan budaya di HSU, selaku pemerintah daerah, pihak kami akan terus mendukung pengembangan dan pembinaan seni dan budaya di Kabupaten Hulu Sungai Utara, yang tentunya melalui DKD HSU” ucapnya.

Ditanya mengenai ada tidaknya pergelaran seni dan budaya pada peringatan Hari Jadi kabupaten HSU Ke 63 pada tahun 2015 mendatang ia mengatakan akan mengusahakan adanya kegiatan seni dan budaya pada peringatan tahunan di HSU itu.

“Kita akan usahakan adanya kegiatan seni dan budaya pada event peringatan Hari Jadi kabupaten HSU tidak hanya Sanggar Air saja, namun semua komponen terkait termasuk sanggar maupun kelompok kesenian lain untuk ditampilkan berbagai karyanya” katanya.

Ia juga berharap kerjasama yang baik dari pihaknya dengan komponen-komponen pembinaan dan pengembangan seni dan budaya, sehingga tidak hanya sampai disini atau apabila ada event-event tertentu saja, namun dapat terus dikembangkan dan membawa harum nama Kabupaten Hulu Sungai Utara baik ditingkat provinsi, nasional maupun hingga ke manca negara.

Sekedar untuk diketahui HSU melalui Disporabudpar bekerjasama dengan DKD HSU mengirimkan sebanyak 30 orang peserta pada kegiatan Aruh Sastra Kalimantan Selatan ke-11 yang digelar dari tanggal 5 – 7 Desember 2014 di Kabupaten Tapin. Peserta tentu akan mengikuti seluruh agenda kegiatan yang sudah dijadwalkan oleh panitia termasuk menampilkan Opera Banjar dengan judul “Nasib Badanku” yang pada malam itu mendapat sambutan yang antusias baik undangan, sastarawan dan penonton lainnya.

(Humas – Oellah)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Opera Banjar HSU Membius Penonton

RANTAU – Penampilan DKD (Dewan Kesenian Daerah HSU (Hulu Sungai Utara) yang menyuguhkan pergelaran Opera Banjar, mendapat antusias yang besar dari undangan dan penonton yang menghadiri malam pertama digelarnya Aruh Sastra Kalimantan Selatan ke-11 Tahun 2014 di Kota Rantau Kabupaten Tapin Jum’at (5/12).

Opera Banjar dengan lakon Nasib Badanku yang mampu membius penonton dan undangan hingga ikut larut dalam alur ceritanya ini menurut sutradaranya Hendra Royadi digarap selama sebulan penuh dari naskah karya sastrawan Kalsel H. Adjim Arijadi. Opera tersebut menceritakan kepahlawanan seorang pemuda bernama Seruni yang berhasil membebaskan Raja Ayahanda dari Putri Galuh Cipta Sari yang ditawan oleh Antrakula seorang raja perampok yang jahat. Cerita ini berakhir dengan pernikahan Bahagia Seruni dan Putri Galuh Cipta Sari yang diiringi dengan Tarian Payung Kambang dan Japin.

“Penggarapan dilakukan selama satu bulan penuh dengan pendukung pergelaran dari penyanyi, penabuh (nayanaga) serta aktor dari berbagai gabungan sanggar di Amuntai” ujarnya

Sementara itu Ketua DKD HSU H.Harun Al Rasyid menghimbau kepada para pemuda dan pemudi HSU agar mengisi kegiatannya dengan kegiatan-kegiatan positif seperti mengikuti kegiatan kesenian dan seni budaya lainnya, tinggalkanlah kegiatan kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan nantinya. “Stop bulying atau kenakalan remaja, mari kita ikuti kegiatan kesenian serta seni dan budaya lainnya” ujar mantan anggota DPRD ini.

Pihak Pemerintah Kabupaten HSU pun turut bangga atas penampilan apik para seniman HSU dengan personil sebanyak 30 orang pada aruh sastra kali ini, seperti yang disampaikan Kepala Disporabudpar HSU H. Mahmud Arisman,S.Sos. “Kami bangga atas penampilan dari rekan-rekan DKD khususnya Sanggar Air yang telah menyuguhkan penampilan yang baik ini, pihaknya yang mewakili pemerintah daerah berharap DKD dan Sanggar Air dapat terus melakukan pembinaan kepada generasi muda HSU sehingga kesenian dan kebudayaan di HSU dapat terus berkembang dan membawa nama harum kabupaten hingga ke tingkat nasional”.

(Humas – Oellah)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

TP. PKK Amuntai Selatan Juarai Lomba Jajanan

AMUNTAI – Jajanan Bola-Bola Ubi Jalar dan Puding Susu Labu Kuning menghantarkan TP. PKK Amuntai Selatan menjuarai Lomba Jajanan Sehat Anak Sekolah yang dilaksanakan TP. PKK Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan mengambil tempat di Aula Banua Kita Amuntai, Kamis (4/12) siang.

Jajanan yang berbahan dasar ubi dan labu ini berhasil memikat dewan juri yang merupakan ahli tata boga dan gizi di HSU dikarenakan selain penampilannya yang simple dan sederhana, juga mencukupi nilai asupan gizi yang ideal bagi anak sekolah dengan hanya menang selisih beberapa nilai dari dua pesaingnya Bolu Singkong Kukus olahan TP. PKK Danau Panggang dan Kue Blonde Ubi olahan TP. PKK Amuntai Tengah.

Lomba Jajanan Sehat Anak Sekolah yang dibuka secara resmi oleh Ketua TP. PKK HSU Dra.Hj.Annisah Rasyidah Wahid,M.AP ini sendiri diikuti oleh 10 TP. PKK Kecamatan se-HSU yang menyuguhkan jajanan anak sekolah yang sehat baik dari segi gizi hingga penggunaan bahan-bahan pengolah makanan yang tentu tidak mengandung zat-zat yang membahayakan semisal formalin dan rhodamin.

Dari hasil perlombaan tingkat kabupaten ini, TP. PKK Amuntai Selatan yang menjadi juara pertama berhak atas hadiah berupa trophy, piagam, sebuah blender dan kompor gas. Sementara itu untuk juara kedua yakni TP. PKK Danau Panggang mendapatkan hadiah berupa trophy, piagam, sebuah kompor gas dan satu set panci serta TP. PKK Amuntai Tengah yang menjadi juara ketiga berhak atas hadiah berupa trophy, piagam, sebuah mixer serta alat parut. Sedang untuk Juara Harapan I, II, dan III yang diraih oleh TP. PKK Banjang, Sungai Pandan dan Amuntai Utara, masing-masing mendapatkan piagam dan oven, kemudian piagam dan tevlon, serta piagam dan satu set panci.

Dengan dilaksanakannya lomba yang merupakan realisasi program kerja Pokja III TP. PKK HSU ini menunjukkan kepedulian dan tanggungjawab pihaknya terhadap pentingnya jajanan sehat anak sekolah yang sehat kata Ketua TP. PKK HSU Dra.Hj. Annisah Rasyidah Wahid,M.AP.

“Kegiatan ini menunjukkan kepedulian dan tanggungjawab TP. PKK HSU terhadap jajanan sehat anak sekolah, karena kita mengetahui bahwa makanan yang sehat dan bergizi tentu akan sangat mendukung bagi petumbuhan dan perkembangan otaknya” tuturnya.

Karena disadari bahwa anak-anak kedepan akan memainkan peran penting dalam melanjutkan pembangunan bangsa. “Apabila generasi muda kita sehat badannya dan cerdas akal pikirannya maka Insya Allah masa depan bangsa ini akan cemerlang, namun apabila generasi muda bangsa ini banyak yang tidak sehat fIsiknya, kurang cakap dan kurang terampil, maka akan sangan sulit bagi generasi muda untuk melanjutkan pembangunan bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan sejahtera” terang isteri dari H.Abdul Wahid HK Bupati HSU ini.

Karean itu melalui lomba jajanan sehat anak sekolah diharapkan dapat menjadi pendorong bagi masyarakat untuk lebih giat dan aktif memperhatikan asupan gizi bagi anak, serta semakin pintar dan kreatif dalam menyediakan menu makanan ataupun juga jajanan bagi anak sekolah dan keluarga.

(Humas – Oellah)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Anisah Lantik Ketua TP.PKK Kecamatan se-HSU

AMUNTAI – Meski sempat diwarnai pemadaman listrik, Acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua TP. PKK (Tim Penggerak Pemberdayaaan dan Kesejahteraan Keluarga) Sembilan Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tetap berlangsung dengan hikmat. Pelantikan dan Serah Terima Jabatan yang dilangsungkan Kamis (4/12) di Aula Banua Kita Amuntai ini, dipimpin langsung oleh Ketua TP. PKK HSU Dra.Hj.Anisah Rasyidah Wahid,M.AP.

Acara yang dihadiri seluruh pengurus TP. PKK kabupaten, kecamatan dan desa ini, juga dihadiri oleh Bupati HSU yang diwakili Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) HSU, Wakil Ketua DPRD Mawardi,SH.MM serta pejabat SKPD terkait dan para camat se-Kabupaten HSU.

Dalam sambutannya setelah melantik dan menandatangani Berita Acara Pelantikan serta menerima buku memory kegiatan TP. PKK kecamatan se HSU, Ketua TP. PKK HSU Hj.Anisah Rasyidah Wahid mengatakan bahwa acara pelantikan dan serah terima ini bukan hanya bersifat seremonial yang mengabsahkan jabatan semata, tetapi juga dijadikan momentum untuk semangat melaksanakan pembangunan yang diamanahkan.

“Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua TP. PKK ini bukan hanya sekedar pemenuhan implementasi keabsahan sebagai Ketua TP. PKK, namun lebih dari itu, momentum pelantikan ini harus dijadikan untuk membangun kembali tekad dan semangat untuk menjalankan amanah, tugas dan kewajiban dengan penuh tanggungjawab yang diharapkan dapat membawa organisasi PKK Kecamatan ke arah yang lebih baik lagi” katanya.

“Amanah dan tugas yang dipercayakan kepada kita haruslah dapat dihayati dan diamalkan dalam bentuk aktifitas nyata. Kita tidak boleh terpaku dengan beban tugas rutin, karena masih banyak tugas-tugas yang datangnya tiba-tiba, sehingga menuntut kecakapan dan kesigapan kita untuk menyelesaikannya secepat mungkin” tambah Anisah.

Sementara itu Bupati HSU dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kadis BPMPD selain mengucapkan selamat dan terima kasih serta penghargaan kepada seluruh jajaran TP. PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa yang selama ini telah menjadi mitra yang baik bagi pemerintah daerah dalam membangun banua di berbagai sektor pembangunan dengan harapan kebersamaan, kerjasama dan dukungan yang selama ini telah terjalin dengan baik serta diharapkan dapat terus dipertahankan dan dila perlu harus ditingkatkan lagi.

“Ketua TP. PKK Kecamatan dan jajarannya perlu menciptakan mekanisme organisasi yang harmonis dengan membina hubungan baik pada semua pihak, mengembangkan inisiatif, kreatifitas dan prakarsa untuk membangkitkan semangat kerja organisasi PKK hingga tercipta suasana organisasi yang PKK hingga tercipta suasana organisasi yang saling asah, asih dan asuh. Disamping itu, tetap mengadakan hubungan fungsional, bimbingan dan pembinaan dalam rangka meningkatkan peran serta perempuan dalam membangun banua” tambahnya.

Setelah acara pelantikan ini dilaksanakan, kegiatan juga dilanjutkan dengan Lomba Jajanan Sehat Anak Sekolah yang diikuti seluruh TP. PKK Kecamatan di HSU.

(Humas – Oellah)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

ANISAH BERI SEMANGAT PESERTA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DWP HSU Laksanakan Berbagai Lomba Menyambut HUT DWP

AMUNTAI – “ayo … ayo … semangaaat” Teriak Anisah Anggota Dewan Penyantun DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kab. HSU (Hulu Sungai Utara) sembari mengepalkan tangan keatas saat memberikan semangat kepada para peserta lomba makan kerupuk yang dilaksanakan untuk memeriahkan HUT (Hari Ulang Tahun) DWP Ke 15 Tahun 2014 yang dilaksanakan Jum’at (28/11) pagi di Halaman Kantor Bupati HSU.

Melihat Anisah istri orang nomor satu memberikan semangat, penonton lain pun juga ikut bersorak memberikan dukungan kepada peserta terlebih peserta yang mengikuti lomba adalah salah satu rekan se organisasi. Tidak hanya penonton, peserta dan panitia pun juga terlihat bersemangat melaksanakan lomba.

Selain melaksanakan lomba memakan kerupuk, panitia juga melaksanakan lomba mengisi air dalam botol sembari berjalan, lomba memasukan benang ke dalam lubang jarum serta senam pagi bersama yang diikuti seluruh anggota DWP dan PNS se HSU.

Dengan dilaksanakan berbagai lomba dan kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ras kebersamaaan dan bangga terhadap organisasi, serta partisipasi dan berkontribusi terhadap program pemerintah.

(Humas – Oellah)

Posted in Uncategorized | Leave a comment